Kamis, 30 Maret 2017

Makalah oracle 11g

MAKALAH ORACLE 11G






PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI
FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA
ATA 2016/2017
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmatNYA sehingga makalah ini dapat tersusun hingga selesai . Tidak lupa kami juga mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik materi maupun pikirannya.

    Dan harapan kami semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, Untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih baik lagi.

    Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, Kami yakin masih banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.






                                                                                                           
Bekasi, Maret 2017



                                                                                                                 Penyusun






Basis data (bahasa Inggris: Database), atau sering pula dieja basisdata, adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data (Database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi.

Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema menggambarkan obyek yang diwakili suatu basis data, dan hubungan di antara obyek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau memodelkan struktur basis data: ini dikenal sebagai model basis data atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang menurut istilah layman mewakili semua informasi dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom (definisi yang sebenarnya menggunakan terminologi matematika). Dalam model ini, hubungan antar tabel diwakili denga menggunakan nilai yang sama antar tabel. Model yang lain seperti model hierarkis dan model jaringan menggunakan cara yang lebih eksplisit untuk mewakili hubungan antar tabel.
Ada empat peranan dalam database yaitu Data Administrator (DA), Database Administrator (DBA), Database Designers (Logical and Physical), Application Programmers, dan End Users (naive and sophisticated)

Dalam perkembangannya, database mengalami beberapa kali perubahan generasi, yaitu dimulai dengan generasi pertama, yang menggunakan hirarki dan network. Generasi kedua, menggunakan metode relasional, dan Generasi ketiga, menggunakan objek relasional dan objek orientied.


Ada beberapa keuntungan dalam menggunakan DBMS, yaitu:
·         Mengurangi duplikasi data
·         Data yang dimiliki konsisten
·         Banyak informasi dari data yang sama
·         Berbagi data
·         Mengembangkan data yang sudah terintegrasi
·         Bertambahnya keamanan data
·         Sesuai dengan standartisasi
·         Skala ekonomi, Akurat, tepat waktu, dan relevan dibandngkan
·         dengan membuang-buang biaya.
·         Menyeimbangi dengan permasalahan kebutuhan
·         Data yang dapat dipertanggungjawabkan
·         Produktifitas
·         Pemeliharaan data dapat dilakukan dengan bebas
·         Backup, dan Pengembalian data yang rusak dapat dilakukan
Sedangkan kelemahan atau kerugian dalam menggunakan DBMS, yaitu:
·         Kompleksitas
·          Kapasitas daya tampung, apabila data sudah sangat besar sekali.
·         Biaya DBMS
·         Biaya hardware
·         Dampak dari kesalahan cara kerja

Ada banyak program dari database, diantaranya yaitu My SQL, PostgreSQL, Microsoft SQL server, dan Oracle. Berikut penulis akan membahas tentang oracle. Setiap nilai yang dimanipulasi oleh Oracle Database memiliki tipe data masing-masing. Tipe data dari sebuah nilai tersebut diasosiasikan dengan nilai properti yang diset tetap. Properti ini menyebabkan nilai-nilai dari satu tipe data diperlakukan berbeda dengan nilai-nilai lain oleh Oracle. Misalnya, Anda dapat menambahkan besaran nilai pada tipe data NUMBER, tetapi tidak dapat melakukan hal yang sama pada tipe data RAW. Bila Anda membuat sebuah tabel atau cluster, Anda harus menentukan tipe data untuk masing-masing kolom tersebut. Bila Anda membuat sebuah procedure atau function yang kemudian akan disimpan, Anda harus menentukan tipe data untuk setiap argumennya. Tipe data ini akan menentukan domain nilai disetiap kolom yang berisi argumen masing-masing yang dapat
dimiliki procedure atau function tersebut. Sebagai contoh, kolom DATE tidak dapat menerima nilai 29 Feb (kecuali untuk tahun kabisat) atau nilai 2 atau 'sepatu'. Setiap nilai akan ditempatkan dalam kolom dengan mengasumsikan tipe data dari kolom tersebut. Misalnya, jika Anda memasukkan '01-JAN-98 'ke dalam kolom DATE, maka Oracle memperlakukan karakter string '01-JAN-98' sebagai nilai DATE setelah memverifikasi karakter string tersebut telah diterjemahkan dalam format tanggal yang valid

1.2 Sejarah Singkat Oracle

Basis data Oracle adalah basis data relasional yang terdiri dari kumpulan data dalam suatu sistem manajemen basis data RDBMS. Perusahaan perangkat lunak Oracle memasarkan jenis basis data ini untuk bermacam-macam aplikasi yang bisa berjalan pada banyak jenis dan merk perangkat keras komputer (platform).Basis data Oracle ini pertama kali dikembangkan oleh Larry Ellison, Bob Miner dan Ed Oates lewat perusahaan konsultasinya bernama Software Development Laboratories (SDL) pada tahun 1977. Pada tahun 1983, perusahaan ini berubah nama menjadi Oracle Corporation sampai sekarang.

Perusahaan ini berkonsentrasi pada pembuatan database server di mainframe. Kisah sukses Oracle Corp terkait dengan sejarah dan teori database relasional. Teori database relasional diperkenalkan hampir secara simultan oleh Edgar F. Codd (dalam artikelnya yang terkenal Large shared data banks) dan seorang penemu lain yang kurang dikenal, pada tahun 1969. IBM adalah perusahaan pertama yang menerapkan model relasional ini dalam bahasa SQL, dengan produknya DB2. Sayangnya IBM agak ragu akan keampuhan SQL dan model relasional (nantinya akan berpengaruh pada ketertinggalan IBM di pasar database-server sistem operasi Unix dan Windows).
Larry melihat perkembangan teori model relasional dan implementasi database relasional dalam DB2. Ia yakin bahwa model relational adalah “way of the future” dan memutuskan untuk mengimplementasikan model relasional di produk Oracle. Sebelumnya produk database Oracle memakai model nonrelasional. Oracle menjadi pesaing kuat bagi IBM dalam pasar database server di mainframe, terutama database bermodel relasional.
Sekitar pertengahan tahun 1980an, Larry mendiversifikasi produk Oracle (versi 6.x) keluar mainframe, yakni ke sistem operasi Unix. Selanjutnya tahun 1996 Oracle Corp mendiversifikasi Oracle (versi 7.x) ke sistem operasi Novell Netware, Windows NT, dan Linux (versi 8.x, tahun 1997). Mulai pertengahan tahun 1990an Oracle Corp mulai membuat juga produk-produk nondatabase-server seperti application server (WebDB, OAS), development tools (Oracle Developer, Oracle Designer), dan application suite (Oracle Apps).
Perkembangan Oracle
·         1977 pertama Oracle didirikan.
·         1978 Oracle Versi 1 diluncurkan dalam bahasa assembly.
·         1979 Oracle Versi 2 dengan manajemen SQL database relasional system dilepaskan. Perusahaan  berubah nama menjadi Inc Perangkat Lunak Relasional (RSI) .
·         1982 RSI mendapatkan system Oracle baru dan menjadi host pengguna pertama dalam konferensi di  San Francisco.
·         1983 Oracle Versi 3 di bangun pada bahasa pemrograman bahasa C, dan merupakan RDBMS  pertama yang bisa dijalankan di mainframe,minicomputer dan PC.
·         1985 langsung meluncurkan Oracle Versi  5 yang merupakan salah satu system basis data yang  beroperasi di lingkunangan server.
·         1986 Oracle go public dibursa NASDAQ.
·         1987 Orcle tercatat sebagai perusahaan basis data terbesar didunia.
·         1988 Oracle meluncurkan Versi 6, yang memungkinkan beberapa pengguna untuk bekerja dalam  system sementara administrator menduplikasi data arsip.
·         1989 Oracle dengan dukungan database transaksi online(OLTP) menyiapkan decade boomingnya  internet.
·         1990 setelah membuat divisi aplikasi perusahaan meluncurkan Aplikasi Oracle Release 8 yang  mencakup program akuntansi  untuk komputasi lingkungan server.
·         1992 Oracle melakukan perubahan  database dengan terobosan dan fungsi  dari beberapa perubahan  arsitektural.
·         1993 Oracle menulis ulang aplikasi bisnis untuk klien dan mengotomatisasi proses bisnis dari pusat data.
·         1994 Oracle menghasilkan evaluasi pertama di industri keamanan independen, menambahkan pihak ketiga untuk jaminan kekuatan Oracle.
·         1995 Oracle menjadi perusahaan perangkat lunak besar pertama internet yang konprehensif strategi.
·         1996 Oracle mengeluarkan  Oracle7 Release 7.3 yang merupakan Univesal Server yang memungkinkan pengguna mengolah semua jenis data teks, video, peta, suara, atau gambar.
·         1998 kembali diluncurkan Oracle Database 8 dan aplikasi 10.7, oracle merupakan perusahaan komputasi pertama yang menggunanakan java sebagai bahasa pemrograman.
·         1999 Oracle mengumumkan Web strategi yang menawarkan kemampuan internet setiap pengguna Oracle dari dukungan teknologi XML dan Linuk ke Versi terbaru Lini Produk Oracle, seperti Aplikasi Oracle 11 dan Oracle8i Database.
·         2000 Oracle mengeluarkan  Oracle E-Business Suite Release 11i, yang merupakan industry terpadu suite aplikasi enterprise pertama.
·         2001 Oracle 9i Database menambahkan Oracle Real Aplication Cluster yang memberikan pelanggan pilihan untuk menjalankan TI mereka dengan murah, perluasan kinerja server, skabilitas dan ketersidiaan dari database.
·         2002 Oracle meluncurkan  Oracle Unbreakable yang mengedepankan keamanan system basis data.
·         2003 diluncurkan Oracle Database Oracle 10g yang melayani komputasi perusahaan sebagai sebuah utilitas sesuai permintaan.
·         2005 Oracle menyelesaikan akuisisi aplikasi saingan PeolpeSoft dan mengumumkan niatnya untuk mengakuisisi Siebel Sistem.
·         2006 Oracle menegaskan kembali komitmennya untuk mengembangkan standar komputasi dengan  Unbreakable Linux.
·         2010 Inovasi berlanjut dengan Oracle Database 11g Release 2 untuk menurunkan biaya TI dan memberikan kualitas layanan yang lebih tinggi .

BAB II
PEMBAHASAN ORACLE

2.1 Pengertian Oracle
Oracle adalah relational database management system (RDBMS) untuk mengelola informasi secara terbuka, komprehensif dan terintegrasi. Oracle Server menyediakan solusi yang efisien dan efektif karena kemampuannya dalam hal sebagai berikut:

·         Dapat bekerja di lingkungan client/server (pemrosesan tersebar)
·         Menangani manajemen space dan basis data yang besar
·         Mendukung akses data secara simultan
·         Performansi pemrosesan transaksi yang tinggi
·         Menjamin ketersediaan yang terkontrol
·          Lingkungan yang terreplikasi

Database merupakan salah satu komponen dalam teknologi informasi yang mutlak diperlukan oleh semua organisasi yang ingin mempunyai suatu sistem informasi yang terpadu untuk menunjang kegiatan organisasi demi mencapai tujuannya. Karena pentingnya peran database dalam sistem informasi, tidaklah mengherankan bahwa terdapat banyak pilihan software

Database Management System (DBMS) dari berbagai vendor baik yang gratis maupun yang komersial. Beberapa contoh DBMS yang populer adalah MySQL, MS SQL Server, Oracle, IBM DB/2, dan PostgreSQL.
Oracle merupakan DBMS yang paling rumit dan paling mahal di dunia, namun banyak orang memiliki kesan yang negatif terhadap Oracle. Keluhan-keluhan yang mereka lontarkan mengenai Oracle antara lain adalah terlalu sulit untuk digunakan, terlalu lambat, terlalu mahal, dan bahkan Oracle dijuluki dengan istilah “ora kelar-kelar” yang berarti “tidak selesai-selesai” dalam bahasa Jawa. Jika dibandingkan dengan MySQL yang bersifat gratis, maka Oracle lebih terlihat tidak kompetitif karena berjalan lebih lambat daripada MySQL meskipun harganya sangat mahal.

Namun yang mereka tidak perhitungkan adalah bahwa Oracle merupakan DBMS yang dirancang khusus untuk organisasi berukuran besar, bukan untuk ukuran kecil dan menengah. Kebutuhan organisasi berukuran besar tidaklah sama dengan organisasi yang kecil atau menengah yang tidak akan berkembang menjadi besar. Organisasi yang berukuran besar membutuhkan fleksibilitas dan skalabilitas agar dapat memenuhi tuntutan akan data dan informasi yang bervolume besar dan terus menerus bertambah besar.

Pengembangan perangkat lunak Oracle:

Alat Oracle Corporation untuk aplikasi berkembang termasuk (antara lain):
         Oracle Designer
         Oracle Developer-yang terdiri dari Oracle Form, Oracle Penemu dan Oracle    Laporan
         Oracle jdeveloper
         Netbeans
         Oracle Application Express – juga dikenal sebagai APEX
          Oracle SQL Developer
         Oracle SQL Plus
         Lembar Kerja
         OEPE, Oracle Enterprise Pack untuk Eclipse.

alat-alat eksternal dan pihak ketiga Banyak membuat tugas-tugas database administrator Oracle lebih mudah.



2.2 Persaingan produk Oracle Database

Pesaing dari perangkat lunak Oracle adalah:
         IBM: DB2, Informix, UDB
         Microsoft SQL Server
         Teradata (data warehousing dan business intelligence)
         Software AG: AdabasSybase.

Oracle dan IBM menekankan pada platform menengah seperti UNIX dan Linux, sementara Microsoft cenderung meraih pasar untuk kelas rendah (Microsoft Windows platforms). Basis data Oracle juga bersaing dengan basis data sumber-terbuka (open-source relational databases), seperti PostgreSQL, Firebird, dan MySQL. Perangkat lunak EnterpriseDB yang berbasis PostgreSQL, belum lama ini mengumumkan fitur yang kompatibel dengan Oracle dengan harga yang sangat wajar dan murah.

Oracle mendominasi pasar database server, hal ini mungkin didasarkan kepada banyak perusahaan berskala besar mengunakan Oracle dalam mengelola datanya. Perusahaan Oracle didirikan pada tahun 1977 oleh tiga orang programmer, Bob Miner, Ed Oates dan Larry Ellison yang menjabat sebagai CEO (Chief Executive Officer). Konon, dari ketiga programmer tersebut, Larry adalah yang ‘nomor 3′ dalam programming. Larry lebih sering (dan lebih senang) mengerjakan pemasaran, dan drop out dari kuliah karena keasyikannya di Oracle. Perusahaan ini berkonsentrasi pada pembuatan database server di mainframe. Kisah sukses Oracle Corp terkait dengan sejarah dan teori database relasional.

Larry Ellison penemu Software Development Laboratories Tahun 1977. Tahun 1979 SDL dirubah menjadi RSI memperkenalkan produk Oracle Versi 2 sebagai awal produk komersial relational database system. Versi ini tidak mendukung transaksi tapi menerapkan basic SQL untuk query dan joins. RSI tidak pernah meluncurkan versi 1 sementara versi 2 di anggap sebagai trik marketing. Tahun 1983 RSI merubah namanya menjadi oracle corporation.




Dalam bidangnya, Oracle memiliki beberapa layanan, diantaranya ialah:
         Oracle Academy (pelatihan dalam komputasi dan perdagangan dalam kemitraan dengan lembaga pendidikan)
         Oracle Consulting
         Oracle University (pelatihan dalam produk-produk Oracle)
         Program Sertifikasi Oracle
         Oracle On Demand (penawaran SaaS)
         Oracle Dukungan

2.3 Kekurangan Dan Kelebihan Dari Oracle
Fleksibilitas adalah kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan berbagai kebutuhan dan kondisi khusus yang dapat berubah-ubah. Sebagai contoh, organisasi yang besar membutuhkan server yang terdistribusi dan memiliki redundancy sehingga pelayanan bisa diberikan secara cepat dan tidak terganggu jika ada server yang mati. Organisasi tersebut juga mempunyai berbagai macam aplikasi yang dibuat dengan beragam bahasa pemrograman dan berjalan di berbagai platform yang berbeda.

 Oracle memiliki banyak sekali fitur yang dapat memenuhi tuntutan fleksibilitas dari organisasi besar tersebut. Berbagai fitur tersebut membuat Oracle menjadi DBMS yang rumit dan sulit untuk dipelajari, namun itu adalah harga yang harus dibayar untuk mendapatkan fleksibilitas yang dibutuhkan dalam sistem informasi di organisasi yang berukuran besar.

Skalabilitas mengacu pada kemampuan untuk terus berkembang dengan penambahan sumber daya. Organisasi yang besar harus mampu melakukan transaksi data dalam volume yang besar dan akan terus bertambah besar. Jika dijalankan hanya pada satu server saja, MySQL memang bisa berjalan lebih cepat daripada Oracle. Namun jika satu server sudah tidak bisa lagi menangani beban yang terus bertambah besar, kinerja MySQL mengalami stagnasi karena keterbatasan server tersebut.

Namun Oracle mendukung fitur Grid yang dapat mendayagunakan lebih dari satu server serta data storage dengan mudah dan transparan. Hanya dengan menambahkan server atau data storage ke dalam Oracle Grid, maka kinerja dan kapasitas Oracle dapat terus berkembang untuk mengikuti beban kerja yang terus meningkat.
Demikianlah salah satu (atau dua) keunggulan dari Oracle. Tidaklah mengherankan bahwa meskipun Oracle merupakan DBMS yang paling rumit dan paling mahal di dunia, perusahaan-perusahaan besar memilih Oracle dan tidak menggunakan DBMS seperti MySQL yang gratis karena mereka membutuhkan fleksibilitas dan skalabilitas dalam sistem informasi yang mereka gunakan.

Tipe Data Karakter
Tipe data karakter terdiri atas tipe-tipe data CHAR, NCHAR, NVARCHAR2, VARCHAR2,
VARCHAR, LONG, RAW dan LONG RAW. Penjelasan dari masing-masing tipe data
dijelaskan sebagai berikut :
CHAR
Tipe data CHAR dispesifikasikan dalam karakter string yang memiliki panjang tetap. Oracle memastikan bahwa semua nilai disimpan dalam sebuah kolom CHAR memiliki panjang yang ditentukan oleh ukuran (size). Jika Anda memasukkan nilai yang lebih pendek dari panjang
kolom, Oracle akan mengisikan nilai kosong untuk panjang kolom yang tidak terisi nilai. Jika Anda mencoba untuk memasukkan nilai yang terlalu panjang untuk kolom, Oracle akan menampilkan pesan error. Panjang default untuk kolom CHAR adalah 1 byte dan maksimum yang diizinkan adalah 2000
byte. Bila Anda membuat sebuah tabel dengan kolom CHAR, secara default anda diminta untuk menyertakan panjang kolom dalam bytes. Kualifikasi BYTE adalah sama seperti defaultnya. Jika Anda menggunakan kualifikasi CHAR, misalnya CHAR (10 CHAR), maka anda akan
diminta menyertakan panjang kolom dalam karakter. Sebuah karakter secara pengertian teknis adalah titik kode dari set karakter database. Ukurannya dapat berkisar dari 1 byte sampai 4 byte,


tergantung pada pengaturan karakter database. Kualifikasi BYTE dan CHAR ditentukan olehparameter NLS_LENGTH_SEMANTICS, yang memiliki default semantik byte. Untuk alasan performa, Oracle menyarankan Anda menggunakan parameter NLS_LENGTH_SEMANTICS untuk mengatur panjang semantik. Untuk memastikan konversi yang tepat data antara database dengan set karakter yang berbeda, Anda harus memastikan bahwa data CHAR terdiri dari well-formed string.
NCHAR
Tipe data NCHAR adalah tipe data Unicode-only. Bila Anda membuat sebuah tabel dengan kolom NCHAR, Anda akan diminta menentukan panjang kolom dalam karakter. Anda mendefinisikan karakter nasional saat Anda membuat (create) database Anda.
Panjang maksimum kolom ditentukan oleh definisi set karakter nasional. Spesifikasi Lebar tipe data karakter NCHAR mengacu pada jumlah karakter. Ukuran kolom maksimum yang diizinkan adalah 2000 byte. Jika Anda memasukkan nilai yang lebih pendek dari panjang kolom, Oracle akan
mengisikan nilai kosong untuk panjang kolom yang tidak terisi nilai. Anda tidak dapat memasukkan nilai CHAR menjadi kolom NCHAR, Anda juga tidak bisa memasukkan nilai
NCHAR ke kolom CHAR.
Contoh berikut membandingkan kolom translated_description dari tabel pm.product_descriptions dengan string karakter nasional: SELECT translated_description FROM product_descriptions WHERE translated_name = N'LCD Monitor 11/PM ';
NVARCHAR2
Tipe data NVARCHAR2 adalah tipe data Unicode-only. Bila Anda membuat sebuah tabel dengan kolom NVARCHAR2, anda akan diminta menyertakan jumlah maksimal karakter yang dapat diisikan kedalamnya. Oracle kemudian menyimpan setiap nilai dalam kolom persis seperti yang Anda tentukan itu, asalkan nilai tidak melebihi panjang maksimum kolom.



Panjang maksimum kolom ditentukan oleh definisi set karakter nasional. Spesifikasi Lebar karakter tipe data NVARCHAR2 mengacu pada jumlah karakter. Ukuran kolom maksimum yang diizinkan adalah 4000 byte.
VARCHAR2
Tipe data VARCHAR2 menetapkan string karakter variabel-panjang. Ketika Anda membuat kolom VARCHAR2, anda akan diminta menyertakan jumlah maksimal byte atau karakter data yang dapat diisikan kedalamnya. Oracle kemudian menyimpan setiap nilai dalam kolom persis seperti yang Anda tentukan itu, asalkan nilai tidak melebihi panjang maksimum kolom tentang kolom. Jika Anda mencoba untuk memasukkan nilai yang melebihi panjang yang ditentukan, maka Oracle akan menampilkan pesan error. Anda harus menentukan panjang maksimum untuk kolom VARCHAR2, minimal 1 byte, meskipun sebenarnya string yang disimpan diperkenankan menjadi string dengan panjang nol (''). Dapat juga menggunakan kualifikasi CHAR, misalnya untuk VARCHAR2 (10 CHAR), untuk memberikan panjang maksimum karakter bukan byte. Sebuah karakter secara teknis titik kode dari set karakter database. Anda dapat menggunakan kualifikasi BYTE, misalnya untuk VARCHAR2 (10 BYTE), secara eksplisit untuk memberikan panjang maksimum dalam bytes. Jika tidak ada kualifikasi eksplisit dimasukkan dalam definisi kolom atau atribut jika object database dengan kolom atau atribut dibuat, maka semantik panjang ditentukan oleh nilai parameter NLS_LENGTH_SEMANTICS dari session create object. Terlepas dari panjang maksimum dalam karakter, panjang data VARCHAR2 tidak dapat melebihi 4000 byte. Oracle membandingkan nilai VARCHAR2 menggunakan perbandingan semantik nonpadded.
Untuk memastikan konversi yang tepat data antara database dengan set karakter yang berbeda, Anda harus memastikan bahwa data VARCHAR2 terdiri dari string well-formed.
VARCHAR
Jangan menggunakan tipe data VARCHAR. Gunakan VARCHAR2 sebagai gantinya. Meskipun tipe data VARCHAR saat ini identik dengan VARCHAR2, tipe data VARCHAR dijadwalkan akan didefinisikan ulang sebagai tipe data terpisah yang digunakan untuk string karakter variabel-panjang dibandingkan dengan perbandingan semantik yang berbeda.


LONG
Jangan membuat tabel dengan menggunakan kolom LONG. Gunakan kolom LOB (CLOB, NCLOB, BLOB) sebagai gantinya. kolom LONG didukung hanya untuk kompatibilitas. kolom LONG menyimpan string karakter yang mengandung variabel-panjang sampai dengan 2 gigabyte -1 atau 231-1 byte. Kolom LONG memiliki banyak karakteristik kolom VARCHAR2.
Anda dapat menggunakan kolom LONG untuk menyimpan string teks panjang. Panjang nilai LONG mungkin dibatasi oleh memori yang tersedia pada komputer Anda. Oracle juga merekomendasikan Anda untuk mengkonversi kolom LONG dari database Anda ke kolom LOB. Kolom LOB memiliki pembatasan jauh lebih sedikit daripada kolom LONG, fungsi LOB ditingkatkan di setiap rilis, sedangkan fungsi LONG telah statis untuk beberapa rilis terakhir.
Anda dapat kolom referensi LONG dalam laporan SQL di tempat-tempat:
         Daftar SELECT
         Klausa SET dari UPDATE statement
         Klausa VALUE dari INSERT statement

Penggunaan nilai LONG dikenakan pembatasan sebagai berikut :
         Tabel hanya dapat berisi satu kolom LONG.
         Anda tidak dapat membuat sebuah tipe objek dengan atribut LONG.
         Kolom LONG tidak dapat muncul dalam klausa WHERE atau dalam kendala integritas (kecuali bahwa mereka dapat muncul dalam constraint NULL dan NOT NULL).
         Kolom LONG tidak dapat diindeks.
         Data LONG tidak dapat ditentukan dalam ekspresi reguler.
         Function yang tersimpan tidak dapat mengembalikan nilai LONG
         Anda dapat mendeklarasikan variabel atau argumen dari unit / program PL SQL menggunakan tipe data LONG, Namun anda tidak bisa kemudian memanggil unit program dari SQL tersebut.
         Dalam SQL statement tunggal, semua kolom LONG, tabel yang diperbarui, dan tabel terkunci harus terletak pada database yang sama.
         Kolom LONG dan LONG RAW tidak dapat digunakan dalam SQL statement yang didistribusikan dan tidak bisa direplikasi.
         Jika sebuah tabel memiliki kolom LONG dan LOB, maka Anda tidak dapat mengikat lebih dari 4000 byte data untuk kedua kolom LONG dan LOB dalam SQL statement yang sama. Namun, Anda dapat mengikat lebih dari 4000 byte data ke salah satu LONG atau kolom LOB. Selain itu, kolom LONG tidak dapat muncul dalam bagian-bagian SQL statement:
         Klausa GROUP BY, ORDER BY, atau klausa CONNECT BY atau dengan operator dalam statement SELECT DISTINCT
         Operator UNIQUE dari sebuah SELECT statement
         Daftar kolom dalam CREATE CLUSTER statement
         Klausa CLUSTER pada CREATE MATERIALIED VIEW statement
         Function, ekspresi, atau kondisi SQL built-in
         Daftar query SELECT yang mengandung klausa GROUP BY
         Daftar dari subqueries SELECT atau pertanyaan dikombinasikan oleh UNION,INTERSECT, atau operator MINUS.
         Daftar SELECT dari statement CREATE TABLE ... AS SELECT
         ALTER TABLE ... MOVE statement
         Daftar SELECT di subqueries dalam INSERT statement
RAW dan LONG RAW
Tipe data RAW dan LONG RAW menyimpan data yang tidak secara eksplisit dikonversi oleh Oracle Database ketika memindahkan data antara sistem yang berbeda. Tipe data ini dimaksudkan untuk data biner atau string byte. Sebagai contoh, Anda dapat menggunakan LONG RAW untuk menyimpan grafik, sound, dokumen, atau array data biner, yang penafsirannya tergantung pada penggunaan masing-masing. Oracle sangat menyarankan agar Anda mengubah kolom LONG RAW ke kolom biner LOB (BLOB). Kolom LOB memiliki pembatasan jauh lebih sedikit daripada kolom LONG. RAW adalah tipe data variabel-panjang seperti VARCHAR2, kecuali bahwa Oracle Net (yang menghubungkan sesi pengguna ke instance) dan Oracle import and export utilities tidak melakukan konversi karakter selama transmisi data RAW atau LONG RAW. Sebaliknya, Oracle Net dan Oracle import and export utilities secara otomatis mengkonversi CHAR, VARCHAR2, dan data LONG dari database karakter set ke karakter set user session. Jika terdapat dua set karakter yang berbeda, Anda dapat mengatur karakter set sesi pengguna dengan parameter NLS_LANGUAGE dari statement ALTER SESSION.
Ketika Oracle secara otomatis mengkonversi data RAW atau LONG RAW ke dan dari data CHAR, data biner direpresentasikan dalam bentuk heksadesimal, dengan satu karakter heksadesimal yang mewakili setiap empat bit data RAW. Sebagai contoh, satu byte data RAW dengan bit 11001011 ditampilkan dan dimasukkan sebagai CB.
Tipe Data Numerik
Tipe data Numerik terdiri dari tipe-tipe data NUMBER, FLOAT, BINARY FLOAT dan BINARY DOUBLE
NUMBER
Tipe data NUMBER terdiri dari angka tetap nol serta positif dan negatif dengan nilai absolut dari 1,0 x 10-130 untuk tetapi tidak lebih dari 1,0 x 10126. Jika Anda menetapkan sebuah ekspresi aritmatika yang nilainya memiliki nilai absolut lebih besar dari atau sama dengan 1,0 x 10.126, maka Oracle akan menampilkan pesan error. Setiap nilai NUMBER membutuhkan 1sampai dengan 22 byte. Anda dapat menentukan fixed-point NUMBER dengan menggunakan formula berikut:
NUMBER (p, s)
dimana:
Ø  p adalah presisi, atau jumlah maksimum dari digit desimal yang signifikan, di mana yang paling signifikan adalah digit paling kiri nol digit, dan yang paling signifikan adalah digit angka kanan yang paling dikenal. Oracle menjamin portabilitas angka dengan presisi hingga 20 digit basis-100, yang setara dengan 39 atau 40 digit desimal tergantung pada posisi titik desimal.

Ø  s adalah skala, atau jumlah digit dari titik desimal ke angka paling signifikan. Skala dapat berkisar dari -84 sampai 127. skala Positif adalah jumlah digit yang signifikan ke kanan titik desimal dengan dan termasuk angka paling signifikan.
skala negatif adalah jumlah digit yang signifikan di sebelah kiri titik desimal, untuk tetapi tidak termasuk yang paling signifikan digit. Untuk skala negatif paling signifikan digit di sisi kiri dari titik desimal, karena data aktual adalah dibulatkan ke nomor tertentu tempat di sebelah kiri titik desimal. Misalnya, spesifikasi (10, -2) berarti bulat untuk ratusan. Skala dapat lebih besar dari presisi, paling sering ketika notasi e digunakan. Ketika skala lebih besar dari presisi, ketepatan menentukan jumlah maksimum digit yang signifikan ke kanan titik desimal. Sebagai contoh, kolom didefinisikan sebagai NOMOR (4,5) memerlukan nol untuk digit pertama setelah titik desimal dan putaran semua nilai masa lalu digit kelima setelah titik desimal.
Ini adalah praktik yang baik untuk menentukan skala dan ketepatan kolom nomor fixed-point untuk memeriksa integritas tambahan input. Menentukan skala dan presisi tidak membuat semua nilai yang diinputkan harus dengan panjang tetap. Jika nilai melebihi presisi, Oracle akan menampilkan pesan error. Jika nilai melebihi skala, maka Oracle akan mengulanginya kembali.
Subtipe data NUMBER
Anda dapat menggunakan NUMBER subtipe berikut untuk kompatibilitas dengan ANSI / ISO dan jenis IBM atau ketika Anda ingin nama yang lebih deskriptif:
·         DEC
·         DECIMAL
·         DOUBLE PRECISION
·         FLOAT
·         INT
·         INTEGER
·         NUMERIC
·         REAL




SMALLINT
Gunakan subtipe data DEC, DECIMAL, dan NUMERIC untuk menyatakan nomor fixed-point dengan presisi maksimum 38 digit desimal. Gunakan subtipe data DOUBLE PRECISION dan FLOAT untuk menyatakan angka floatingpoint dengan presisi maksimum 126 digit biner, yang secara kasar setara dengan 38 digit desimal Atau,. gunakan subtipe data REAL untuk menyatakan angka floating-point dengan presisi maksimum 63 biner digit, yang secara kasar setara dengan 18 digit desimal. Gunakan subtipe data INTEGER, INT, dan SMALLINT untuk menyatakan bilangan bulat dengan presisi maksimum 38 digit desimal.
FLOAT
Tipe data FLOAT adalah subtipe dari NUMBER. Hal ini dapat ditentukan dengan atau tanpa presisi, yang memiliki definisi yang sama dengan yang dimiliki tipe data NUMBER dan dapat berkisar dari 1 sampai 126. Skala yang belum bisa ditentukan, tetapi diinterpretasikan dari data. Setiap nilai FLOAT membutuhkan 1 sampai dengan 22 byte. Untuk mengkonversi dari biner ke desimal presisi, kalikan n dengan 0,30103. Untuk mengkonversi dari desimal ke biner presisi, kalikan presisi desimal dengan 3,32193. Maksimum 126 digit presisi biner secara kasar setara dengan 38 digit desimal presisi.
Perbedaan antara NUMBER dan FLOAT yang terbaik akan diilustrasikan dengan contoh. Pada contoh berikut ini nilai yang sama dimasukkan ke dalam kolom NUMBER dan FLOAT:
CREATE TABLE test (col1 NOMOR (5,2), col2 FLOAT (5));
INSERT INTO tes VALUES (1,23, 1,23);
INSERT INTO tes VALUES (7,89, 7,89);
INSERT INTO tes VALUES (12,79, 12,79);
INSERT INTO tes VALUES (123,45, 123,45);
SELECT * FROM test;
Col1 col2
---------- ----------
1.23 1.2
7.89 7.9
12.79 13
123.45 120
Dalam contoh diatas, nilai FLOAT tidak dapat melebihi 5 digit biner. Angka desimal terbesar yang dapat diwakili oleh 5 digit biner 31. Baris terakhir berisi nilai desimal yang melebihi 31. Oleh karena itu, nilai FLOAT harus terpotong sehingga angka yang signifikan tidak memerlukan lebih dari 5 digit biner. Jadi 123,45 adalah dibulatkan ke 120, yang hanya dua angka desimal yang signifikan, dan hanya membutuhkan 4 digit biner. Oracle Database menggunakan tipe data FLOAT secara internal saat mengkonversi data FLOAT ANSI. Oracle FLOAT tersedia bagi Anda untuk digunakan, tetapi Oracle menyarankan Anda menggunakan tipe data BINARY_FLOAT dan BINARY_DOUBLE, karena mereka lebih kuat. Lihat pembahasan "Floating-Point Number" untuk informasi lebih lanjut.
Floating-Point Numbers
Floating-point number dapat memiliki titik desimal dimana saja, dari digit pertama sampai dengan yang terakhir, atau bisa juga tidak memiliki titik desimal sama sekali. Eksponen ini dapat digunakan dengan menempatkannya setelah angka tertentu untuk meningkatkan jangkauan, misalnya, 1,777 e-20. Sebuah nilai skala tidak berlaku untuk floating-point number, karena jumlah angka yang dapat muncul setelah titik desimal tidak dibatasi. Binary floating-point number berbeda dari tipe data NUMBER pada saat nilai-nilainya disimpan secara internal oleh Oracle Database. Untuk tipe data NUMBER, nilai yang disimpan menggunakan presisi desimal. Semua literal yang berada dalam jangkauan dan presisi yang disuport oleh NUMBER disimpan sebagai NUMBER. Literal disimpan justru karena disajikan menggunakan presisi desimal (angka 0 sampai 9). Binary floating-point number tersebut disimpan dengan menggunakan presisi biner (angka 0 dan 1). Dalam hal ini, storage tidak bisa mewakili semua nilai menggunakan desimal dengan presisi yang tepat. Seringkali terdapat kesalahan yang terjadi ketika mengkonversi nilai dari presisi desimal ke biner dibatalkan ketika nilai tersebut dikonversi kembali dari presisi biner ke desimal.



Oracle Database menyediakan dua tipe data numerik secara eksklusif untuk floating-point
number:
·         BINARY_FLOAT
·         BINARY_FLOAT adalah 32-bit, satu-presisi tipe data floating-point number. Setiap nilai
·         BINARY_FLOAT memerlukan 5 byte, termasuk panjang byte.
·         BINARY_DOUBLE
·         BINARY_DOUBLE adalah 64-bit, ganda tipe data presisi floating-point number. Setiap nilai
·         BINARY_DOUBLE memerlukan 9 byte, termasuk panjang byte.
Dalam kolom NUMBER, floating-point number memiliki presisi desimal. Dalam kolom BINARY_FLOAT atau BINARY_DOUBLE, floating-point number memiliki presisi biner. Binary floating-point numbers mendukung nilai-nilai khusus tak terhingga dan NaN (bukan angka).
Tipe Data Tanggal / Waktu
Tipe data tanggal/waktu terdiri dari tipe data DATE, TIMESTAMP, TIMESTAMP WITH TIME ZONE, dan TIMESTAMP WITH LOCAL TIME ZONE. Nilai tipe data datetime kadang-kadang disebut datetimes. Sedangkan tipe data interval terdiri dari INTERVAL YEAR TO MONTH dan INTERVAL DAY TO SECOND. Nilai tipe data interval kadang-kadang disebut intervals. Untuk informasi tentang mengekspresikan nilai-nilai datetime dan interval sebagai literal, lihat "Literal Datetime" dan "Interval Literal". Baik datetimes dan interval terdiri dari fields. Nilai field ini menentukan nilai tipe data tersebut. Untuk menghindari hasil yang tidak terduga dalam operasi DML Anda pada data datetime, Anda dapat memverifikasi database dan zona waktu dengan query sesi built-in fungsi SQL DBTIMEZONE dan SESSIONTIMEZONE. Jika zona waktu yang diatur secara manual, maka Oracle Database menggunakan zona waktu sistem operasi secara default. Jika zona waktu sistem operasi bukan Oracle zona waktu yang valid, maka Oracle menggunakan UTC sebagai nilai default.


DATE
Tipe data DATE menyimpan informasi tanggal dan waktu. Meskipun tanggal dan informasi waktu dapat diwakili di kedua tipe data karakter dan number, datatype DATE memiliki sifat yang terkait khusus. Untuk setiap nilai DATE, Oracle menyimpan informasi berikut: abad, tahun, bulan, tanggal, jam, menit, dan detik. Anda dapat menetapkan nilai DATE sebagai literal, atau Anda dapat mengkonversi karakter atau nilai numerik ke nilai tanggal dengan fungsi TO_DATE. Contoh untuk mengekspresikan nilainilai DATE dengan kedua cara ini, lihat "Datetime Literal". Menggunakan Kalender Julian Kalender Julian adalah jumlah hari sejak 1 Januari 4712 SM. hari Julian digunakan sebagai referensi umum. Anda dapat menggunakan model format tanggal "J" dengan fungsi tanggal TO_DATE dan TO_CHAR untuk mengkonversi antara nilai-nilai Oracle DATE dengan nilai setaranya dalam kalender Julian.
Nilai default Tanggal ditentukan sebagai berikut:
         Tahun adalah tahun berjalan, seperti nilai yang dikeluarkan oleh SYSDATE.
         Bulan adalah bulan berjalan, seperti nilai yang dikeluarkan oleh SYSDATE.
         Hari adalah 01 (hari pertama bulan).
         Jam, menit, dan detik semua 0.
TIMESTAMP
Tipe data TIMESTAMP merupakan perpanjangan dari tipe data DATE. Tipe data ini menyimpan tahun, bulan, dan hari tipe data DATE, ditambah nilai-nilai jam, menit, dan detik. Tipe data ini berguna untuk menyimpan nilai waktu yang tepat. Rumus dari tipe data TIMESTAMP adalah sebagai berikut:
         TIMESTAMP [(fractional_seconds_precision)]
dimana fractional_seconds_precision opsional menentukan jumlah digit yang disimpan Oracle di bagian pecahan dari field DETIK datetime tersebut. Bila Anda membuat kolom dengan tipe data ini, nilainya bisa menjadi nomor dalam rentang 0 sampai 9. Dengan nilai default 6.


Tipe data Large Object (LOB)
Tipe-tipe data built-in LOB seperti BLOB, CLOB, dan NCLOB (disimpan secara internal) dan BFILE (disimpan secara eksternal) dapat menyimpan data yang besar dan tidak terstruktur seperti teks, gambar, video, dan data spasial. Ukuran BLOB, CLOB, dan data NCLOB bisa sampai (232-1 bytes) * (nilai parameter chunk pada media penyimpanan LOB). Jika tablespace dalam database Anda adalah dari ukuran blok standar, dan jika Anda telah menggunakan nilai default parameter chunk penyimpanan LOB saat membuat kolom LOB, maka ini setara dengan (232-1 bytes) * (database block size) . Ukuran data BFILE dapat mencapai 264-1 byte, meskipun sistem operasi Anda dapat mengenakan pembatasan maksimum. Ketika membuat sebuah tabel, anda dapat menentukan tablespace yang berbeda dan karakteristik penyimpanan untuk kolom LOB atau atribut objek LOB dari yang ditentukan untuk tabel. CLOB, NCLOB, dan nilai-nilai BLOB sampai dengan kira-kira 4000 byte disimpan inline jika Anda mengaktifkan storage pada baris pada saat kolom LOB dibuat. Sedangkan apabila data LOB lebih besar dari 4000 byte maka akan disimpan eksternal. Kolom LOB mengandung LOB locator yang dapat mengacu pada nilai-nilai LOB internal
BFILE
Tipe data BFILE memungkinkan akses ke file LOB biner yang disimpan dalam sistem file di luar Oracle Database. Sebuah kolom atau atribut BFILE disimpan dalam locator BFILE, yang berfungsi sebagai pointer ke file biner pada sistem file server. Locator mempertahankan nama direktori dan nama file.
Anda dapat mengubah nama file dan path dari BFILE tanpa mempengaruhi tabel base dengan menggunakan fungsi BFILENAME. Binary file LOB tidak berpartisipasi dalam transaksi dan tidak dapat direcovery (dipulihkan). Sebaliknya, sistem operasi yang mendasarinya menyediakan integritas file dan daya tahan. Data BFILE bisa sampai 264-1 byte, meskipun sistem operasi Anda dapat mengenakan pembatasan maksimum. Database administrator harus memastikan bahwa file eksternal ada dan bahwa sistem Oracle proses memiliki izin operasi read pada file tersebut.
Tipe data BFILE memungkinkan dukungan read-only file biner yang berukuran besar. Anda tidak dapat mengubah atau mereplikasi file tersebut. Oracle menyediakan API untuk mengakses data file. Interface utama yang Anda gunakan untuk mengakses file data adalah package DBMS_LOB dan Oracle Call Interface (OCI).
BLOB
Tipe data BLOB tersusun atas large object biner yang tidak terstruktur. Objek BLOB dapat dianggap sebagai bitstreams dengan karakter tanpa set semantik. Objek BLOB dapat  menyimpan data biner sampai dengan (4 gigabyte -1) * (nilai parameter CHUNK LOB storage). Jika tablespace dalam database Anda adalah ukuran blok standar, dan jika Anda telah menggunakan nilai default parameter chunk LOB storage saat membuat kolom LOB, setara dengan (4 gigabyte - 1) * (database block size) . Objek BLOB memiliki dukungan penuh terhadap transaksional. Perubahan yang dilakukan melalui SQL, package DBMS_LOB, atau Oracle Call Interface (OCI) berpartisipasi penuh dalam transaksi. Manipulasi nilai BLOB dapat dilakukan dan dibatalkan. Namun, Anda tidak dapat menyimpan locator BLOB dalam variabel PL / SQL atau OCI dalam satu transaksi dan kemudian menggunakannya dalam transaksi atau session lain
CLOB
Tipe data CLOB terdiri atas single-byte dan multibyte data karakter. Keduanya memiliki lebar tetap dan didukung seting karakter variabel-lebar, selain itu keduanya juga menggunakan karakter set database. Objek CLOB dapat menyimpan sampai dengan (4 gigabyte -1) * (nilai parameter CHUNK LOB storage) dari karakter data. Jika tablespace dalam database Anda memiliki ukuran blok standar, dan jika Anda telah menggunakan nilai default parameter chunk LOB storage saat membuat kolom LOB, maka ini setara dengan (4 gigabyte - 1) * (database block size) . Objek CLOB memiliki dukungan penuh terhadap transaksional. Perubahan yang dilakukan melalui SQL, package DBMS_LOB, atau Oracle Call Interface (OCI) berpartisipasi penuh dalam transaksi. Manipulasi nilai CLOB dapat dilakukan dan dibatalkan. Namun, Anda tidak dapat menyimpan locator CLOB dalam variabel PL / SQL atau OCI dalam satu transaksi dan kemudian menggunakannya dalam transaksi atau session lain.
NCLOB
Tipe data NCLOB menyimpan data Unicode. Didukung oleh set karakter lebar-tetap dan variabel-lebar, dan menggunakan karakter nasional yang telah ditetapkan. Objek NCLOB dapat menyimpan sampai dengan (4 gigabyte -1) * (nilai parameter CHUNK LOB storage) dari data karakter teks. Jika tablespace dalam database Anda memiliki ukuran blok standar, dan jika Anda telah menggunakan nilai default parameter chunk LOB storage saat membuat kolom LOB, maka ini setara dengan (4 gigabyte - 1) * (database block size) . Objek NCLOB memiliki dukungan penuh terhadap transaksional. Perubahan yang dilakukan melalui SQL, package DBMS_LOB, atau OCI berpartisipasi penuh dalam transaksi. Manipulasi nilai NCLOB dapat dilakukan dan dibatalkan. Namun, Anda tidak dapat menyimpan locator NCLOB dalam variabel PL / SQL atau OCI dalam satu transaksi dan kemudian menggunakannya dalam transaksi transaksi atau session lain.
Tipe Data Rowid
Tipe data Rowid terdiri dari tipe data ROWID dan tipe data UROWID.
ROWID
Baris-baris dalam tabel yang terorganisir dalam Oracle Database memiliki alamat baris yang disebut rowids. Anda dapat memeriksa alamat baris rowid oleh query pseudocolumn ROWID.
Nilai dari pseudocolumn ini adalah string yang mewakili alamat dari tiap baris. String ini memiliki tipe data ROWID. Anda juga dapat membuat tabel dan cluster yang berisi kolom yang memiliki tipe data ROWID. Oracle Database tidak menjamin bahwa nilai kolom tersebut adalah rowids yang valid.
Catatan:
Dimulai pada Oracle8, Oracle SQL mengembangkan format rowids untuk mendukung efisiensi tabel partisi dan indeks serta alamat data blok tablespace- relatif tanpa ambiguitas. Jika Anda menjalankan Versi 7 dari database dan Anda berniat untuk melakukan upgrade, gunakan package DBMS_ROWID untuk bermigrasi dalam data Anda ke format rowids extended.
UROWID
Baris-baris dari beberapa tabel memiliki alamat yang bukan fisik atau permanen yang tidak digenerate oleh Oracle Database. Misalnya, alamat baris dari tabel-tabel terindeks-terorganisir disimpan dalam indeks, yang dapat dipindahkan (disimpan di tempat lain). Rowids tabel asing (seperti tabel DB2 yang diakses melalui gateway) tidak memiliki standar Oracle rowids.
Oracle menggunakan universal rowids (urowids) untuk menyimpan alamat dari tabel terindeksterorganisir dan asing. Indeks tabel yang terorganisir memiliki urowids logik dan tabel asingt elah urowids asing. Kedua jenis urowid disimpan dalam pseudocolumn ROWID (sebagai rowids fisik tabel tumpukan-terorganisir). Oracle menciptakan rowids logis berdasarkan primary key tabel. Rowids logis tidak berubah selama kunci primer tidak berubah. Pseudocolumn ROWID dari tabel indeks-terorganisir memiliki tipe data UROWID. Anda dapat mengakses pseudocolumn ini seperti yang akan Anda lakukan pada pseudocolumn ROWID tabel tumpukan-terorganisir (menggunakan statemen SELECT ... ROWID). Jika Anda ingin menyimpan rowids sebuah tabel indeks-terorganisir, maka anda dapat menentukan tipe kolom UROWID untuk tabel tersebut dan mengambil nilai pseudocolumn ROWID ke dalam kolom tersebut.
BAB III
PENUTUP
3.1 KESIMPULAN
Dari latar belakang dan pembahasan diatas tentang database oracle, maka dapat disimpulkan bahwa:
Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema menggambarkan obyek yang diwakili suatu basis data, dan hubungan di antara obyek tersebut. Dalam menggunakan dan memanfaatkan DBMS, ada keuntungan dan kerugiannya. Ada empat peranan dalam database yaitu Data Administrator (DA), Database Administrator (DBA), Database Designers (Logical and Physical), Application Programmers, dan End Users (naive and sophisticated) Database sangat berguna dan bermanfaat bagi kehidupan manusia, karena dapat meringankan dan mempermudah kegiatan dalam membuat dan mengumpulkan data. Database tidak hanya si-Oracle saja, tapi masih banyak program lainnya. Oracle merupakan software database yang banyak dipakai di perusahaan besar di seluruh dunia saat ini. Software ini juga banyak diminati oleh para konsultas pembuat aplikasi yang berkaitan dengan database. Sistem keamanannya yang handal membuat para professional yang berkecimpung dalam dunia database lebih memilih oracle sebagai perangkat untuk menunjang kegiatan bisnis mereka. Disamping sistem security yang handal, Oracle merupakan software database yang bisa menampung serta mengelola data dengan kapasitas yang sangat besar serta dapat mengaksesnya dengan sangat cepat pula. Sintaks SQL nya yang hampir seluruhnya telah memenuhi standart ANSI-92 lebih memudahkan para programmer database dalam membangun aplikasi baik dari sisi „back end‟ maupun dari sisi „front end‟. Basis data Oracle juga bersaing dengan basis data sumber-terbuka (open-source relational databases), seperti PostgreSQL, Firebird, dan MySQL. Perangkat lunak EnterpriseDB yang berbasis PostgreSQL, belum lama ini mengumumkan fitur yang kompatibel dengan Oracle dengan harga yang sangat wajar dan murah. Fleksibilitas adalah kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan berbagai kebutuhan dan kondisi khusus yang dapat berubah-ubah. Sebagai contoh, organisasi yang besar membutuhkan server yang terdistribusi dan memiliki redundancy sehingga pelayanan bisa diberikan secara cepat dan tidak terganggu jika ada server yang mati. Skalabilitas mengacu pada kemampuan untuk terus berkembang dengan penambahan sumber daya. Organisasi yang besar harus mampu melakukan transaksi data dalam volume yang besar dan akan terus bertambah besar. Jika dijalankan hanya pada satu server saja, MySQL memang bisa berjalan lebih cepat daripada Oracle. Namun jika satu server sudah tidak bisa lagi menangani beban yang terus bertambah besar, kinerja MySQL mengalami stagnasi karena keterbatasan server tersebut. Namun Oracle mendukung fitur Grid yang dapat terus berkembang untuk mengikuti beban kerja yang terus meningkat.
         Perusahaan Oracle didirikan pada tahun 1977 oleh tiga orang programmer, Bob Miner, Ed Oates dan Larry Ellison yang menjabat sebagai CEO (Chief Executive Officer). Oracle pertama secara komersial menyediakan perangkat lunak database yang ditantang dapat dipergunakan untuk kebijakan konvensional, bahwa teknologi ini dihadapkan pada skala jumlah yang besar dari data-data atau angka-angka yang sangat banyak dari para pemakai. Visi, misi dan optimisme dari para pendiri Oracle membawa Oracle pada suatu revolusi didalam perusahaan dan usaha computer.
            Oracle adalah suatu relational database management system (RDBMS) digunakan untuk mengelola informasi secara terbuka, komprehensif dan terintegrasi. RDBMS merupakan salah satu sekumpulan data yang disimpan sedimikian rupa sehingga dapat diambil dan digunakan untuk penggunanya dan data tersebut saling berhubungan satu dan yang lainnya.
            Oracle itu sendiri merupakan suatu database yang terdiri dari bahasa SQLplus.  SQLplus adalah tool yang disediakan oleh database Oracle dalam bentuk perintah command line untuk melakukan administrasi database serta menguji perintah SQL DDL/DML. SQLplus digunakan untuk melakukan berbagai aktifitas pemeliharaan database seperti pengecekan status, backup serta restore.
3.2 Saran
Semoga dengan dibuatnya makalah ini, akan dapat meningkatkan wawasan kita(penulis dan pembaca), sehingga menghadapi perkembangan zaman yang semakin pesat ini, kita sebagai bangsa Indonesia, bukanlah orang-orang yang awam akan teknologi.
Penulis juga memohon maaf, apabila dalam penulisan makalah ini ada kekurangan dan kesalahan.







1 komentar:

WRITE YOUR COMMENTS BELOW