Kamis, 18 September 2014

First My Cerita Duar Duar


Melihat keindahan mungkin sudah biasa tapi dilihat atau diucapkan dengan tutur kata kalimat yang mungkin bisa merangkai suatu imajinasi dalam pemikiran setiap manusia,

awal kisah kita mulai dengan suatu anak yang lahir dimuka bumi ini sebut sajah seorang anak yang lahir dari sepasang kekasih orang jawa yang tidak jelas bagaimana mereka bisa bercinta dan melahirkan seorang anak kecil itu, dan anak kecil itu yang sekarang lagi ngetik tentang ketikan dalam sebuah wordpress waw, sangat heran, dan ternyata sayalah sang anak kecil itu, kalau saya perkenalkan diri itu mungkin panjang, ringkas sajah dalam perjalanan hidup ini dari usia satu tahun dan sampe nenen tiga tahun selesai, aku mendapatkan asupan asi dari seorang ibu yang menyayangiku, mungkin cerita ini ga terlalu jelas untuk dipahami, tapi begitulah alur ceritaku, apa yang dalam pikiran langsung ku curahkan dalam setiap ketikan ini namun aku bukan seorang penulis handal, melainkan aku hanya anak seorang sepasang sejoli yang bodoh karena sebuah cinta, memang benar dari sebuah cinta bisa menghasilkan suatu hal yang diluar akal sehat manusia yaitu kekuatan sayang dan hati yang susah dipahami, menurut kalian apakah itu hati ??..., ok kalau ku jawab itu adalah anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang diberikan oleh kita sebagai manusia.
Kalian percaya adanya sang pencipta ?
bagiku percaya tapi bagaimana seorang ilmuwan dan seorang kritis yang akan menganggap Tuhan itu ada, lama - lama ga nyambung ini cerita tapi mau bagaimana lagi, ini cuman buat iseng iseng dalam sebuah penulisan, dimulai sejak saya kecil sajah deh, dari saya nenen hingga menyusui, eh sama sajah, di ulang sajah dari rahim sajah yang dikandung 9 bulan kalau tidak salah, oek oek keluarlah saya, mau tau bentuk saya, itu rahasia saya, kalau sebuah drama itu saya seperti kisah kisah anak lahir dengan seorang bantuan ibu ibu yang jago terbiasa membantu proses persalinan, susah bingungnya kisah itu, lewati dah, nah setelah saya melihat cahaya, ceritanya saya jadi bayi, oek oek, wah ada cahaya dalam pikiran saya, bayangin ajah anak kecil lahir udah bisa berfikir, coba pas itu bisa ngomong, berkata seperti ini "ibu ibu saya dimana ?" pastinya semuanya ngelempar saya ke jendela, dikira bayi ajaib kali ngomong seperti itu, kalau buat lucu lucu, ada lagi yang lucu, coba dari sebuah dewa, dalam agama maaf saya sensor ajah, masa iya saya beberkan bisa dicekal saya nanti, hahaha, mungkin yang tau film acara anak anak yaitu little krishna itu adalah seorang jelmaan dewa wisnu, lucu bagi saya melihat film acara itu, sekiranya seorang anak kecil lucu bertubuh munyil tapi berkulit biru, kalau bangsawan sajah darahnya biru, kalau biru mungkin ini dewa, dan saya punya pemikiran, kalau punya anak ku cat ajah tubuhnya warna biru, biar dikira titisan dewa hahaha, bisa - bisa akal sehat ilang, lanjut cerita, saya berfikir dalam bayi itu mujizat lah, mana ada bayi bisa berfikir, gila kali bayi seperti itu masih hidup, saya di sayang - sayang, aduh senang sekali kayannya seperti itu kalau pas dewasa.
setelah beranjak tiga tahun pas itu setau saya terjadi kerusuhan di negara tercinta saya, oh iya saya belum bilang, saya lahir dimana, saya lahir di sebuah kepulauan yang harus dilongkap longkap oleh sebuah air, bukan sekedar air yang bisa jadi samudra, dan samudra itu adalah samudra hindia. Inilah negara saya, yaitu Negara Republik Indonesia mungkin tau tau ? kalau tanya orang bule bilang sajah Bali, sangking terkenalnya cuman kota wisata dan budayanya, orangnya mah dikenal begitu, tampang tampang orang pecinta berdarah asia. Cerita sedikit tentang Indonesia, indonesia adalah sebuah negara bisa dibilang besar tapi luas atau dibilang kecil karena luas daerahnya karena terbentang disebuah lautan, dan dibilang kecil karena pulaunya di acak acak seperti enceran bubur sum sum, tau kan bubur sum sum, bubur  dari sagu, kalau gatau sagu cari ajah di google, kan jadi cerita sejarah, alias history of my country, cerita ini berlanjut setelah aku mulai berbicara karena berbicara bagi sekelompok anak yang baru bisa belajar bahasa manusia itu adalah suatu akal akalan, bagaimana bisa kita harus melatih bahasa, sedangkan saya bingung, sejak kapan anak kecil bisa belajar ngomong, sedangkan asal usul awal manusia menurut kitab suci berbagai agama, manusia ada karena sepasang sejoli yang berdosa dan sampai sekarang tetap seperti itu hingga sekarang ini, duar duar lanjut cerita itu adalah polisi yang menembak mahasiswa saat tragedi masa order baru di negara tercintaku saat tahun 1998, sampai itu terulang lagi, duar duar suara hati ini ketembak, saat cewe yang ku suka menolak ku, lohhh jadi ga nyambung haha, mungkin kalau dibahas dalam senyuman semua orang melihat wanitalah yang jago senyuman, jiah ga bersambung lagi, nanti lanjut cerita lagi deh, untuk kedepannya masih dipikirkan hehehe :D

0 komentar:

Posting Komentar

WRITE YOUR COMMENTS BELOW